Al Binaa Pondokku, Al Binaa Pesantrenku

oleh: Rifqi Asyraf Ar-Rustami –yuhibbuhullahu wa yardhahu-

-“Membina Iman Ilmu dan Akhlak”, sobat readers pasti udah ngga  asing lagi dengan kalimat ini kan… Namun sobat tau ngga sih makna dari kalimat di atas? Pada kesempatan kali ini kita akan ngebahas tentang seluk beluk pesantren yang kita cintai ini.-         Oke, kita mulai dari awal berdirinya pesantren ini. Jadi sobat readers, Al Binaa pertama kali diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Hamzah Has. Beliau lah yang menandatangani batu prasasti peresmian yang sekarang diletakkan di dalam Kantor Pusat. Oh iya, berdirinya pesantren ini juga atas dukungan Bapak H. Yasin rahimahullah karena beliau lah yang mewakafkan tanah Al Binaa ini. Tak lupa pula berkat dukungan para anggota yayasan Binaa’ul Ukhuwwah, dan para ustadz Al Binaa.

Waktu demi waktu berlalu, Al Binaa semakin menujukkan eksistensinya di bidang pendidikan Nasional. Banyak sekali program yang Al Binaa jalankan demi terwujudnya pendidikan berbasis pembinaan iman, ilmu, dan akhlak. Mulai dari ta’lim harian dan pekanan, halaqah iqra dan Qur’an, program Mukhoyyam Tarbawy (perkemahan ukhuwwah) untuk kelas sembilan, prifat UN untuk kelas sembilan dan dua belas, hingga penyeleksian santri-santri yang berpotensi untuk mengikuti lomba-lomba di bidang syar’i  maupun sains, serta masih banyak lagi.

Nah, ternyata usaha Al Binaa untuk memajukan kualitas intelejensi santrinya bukanlah sia-sia. Terbukti dari banyaknya prestasi yang dihasilkan oleh santri-santri Al Binaa, mulai dari tingkat lembaga pendidikan, regional, profinsi, nasional, dan bahkan internasional.

Ternyata tidak hanya itu sobat readers, Al Binaa juga terus mengembangkan potensi-potensi yang dimilik santrinya dengan diadakannya berbagai macam ekskul (ekstrakulikuler), study club, computer club, beladiri, dll. Al Binaa juga mengembangkan mental santri-santrinya untuk menjadi pemimpin di masa depan kelak.

Dalam mengepakkan sayap eksistensinya sobat readers, Al Binaa kini telah bergabung dengan PULDAPII (Perkumpulan Lembaga Da’wah dan Pendidikan Islam Indonesia), yang di mana organisasi ini merupkan himpunan dari berbagai pesantren bermanhaj sunnah di Indonesia. Lembaga ini diketuai oleh mudir kita Ustadz Aslam Muhsin Abidin hafidzahullaahuta’aala.

Dalam hal fasilitas, Al Binaa juga terbilang cukup lengkap. Yaitu seperti gedung RSG I, RSG II, asrama yang ber-ac, kelas-kelas yang ber-ac, studio TV, stasiun radio, mini market (Binaa Market), dll. Al Binaa dengan sangat gencar melakukan pembangunan, dengan tujuan semata-mata untuk memfasilitasi santri-santrinya agar tetap semangat menuntut ilmu sesuai dengan motto Al Binaa “Membina Ilman, Ilmu, dan Akhlak”.

Jika kita perhatikan kawasan sekitar Al Binaa sobat readers, kita akan menemukan banyaknya warga-warga yang kurang mampu. Untuk tinggal di rumah yang layak huni saja mereka tidak mampu, apalagi untuk bersekolah di sekolah yang bagus pendidikannya lagi mahal biayanya. Oleh karena itu kawula muda kita seharusnya bersyukur dan bangga menjadi santri Al Binaa, karena Allah masih sayang kepada kita untuk menjaga diri kita dari berbagai macam fitnah di dunia luar.

Nah terkhir nih sobat readers, bagi kalian yang masih memiliki keraguan dalam bersekolah di Al Binaa, maka kinilah saatnya untuk memikirkan kembali hal tersebut. Karena banyak sekali orang-orang di luar sana yang menyesal tidak memiliki bekal agama yang kuat. [MRA]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s