oleh: Fathan Rozani -yuhibbuhullah wa yardhahu-

          Dalam sebuah kerja tim, tak ada yang namanya ‘SUPERMAN’ namun yang ada adalah ‘SUPER-TEAM.’

3 tahun lebih sudah kami menginjakkan kaki di ma’had ini. Warna-warni kehidupan yang baru telah kabrain2016mi rasakan. Banyak hal dan penglaman baru telah kami genggam. Mungkin, hanya satu kata yang menghidupkan semua itu, ‘LEADERSHIP’. Selama masa SMP kami mungkin tidak pernah mewarnai kehidupan kami dengan warna tersebut. Kami mungkin tidak pernah menggenggam hal tersebut. Namun kami merasa, bahwa hal tersebut harus kami lakukan. Dari keinginan tersebutlah kisah kami dimulai.

A story about combining something abstract with something in fact become a great colaboration.

Pada awalnya tak pernah terbayang pada kami akan seperti apa nantinya. Bagaimana kami akan melukiskan warna tersebut pada kehidupan kami? Bagaimana kami harus menggenggam hal tersebut? Hingga akhirnya, datanglah seseorang yang membawakan kuas  untuk me787 BRAINlukiskan warna tersebut pada kehidupan kami. Lalu, kami mulai untuk memodifikasi kuas tersebut hingga sedemikian rupa, memohon perizinan pada pihak yang berwenang, menyusun komponen-komponen pelengkapnya, dan akhirnya lahirlah ‘dia’. Dia terbaur layaknya sebuah senyawa kimia. Dia terlahir dari dua buah unsur raksasa yang berlawanan sifatnya. Kreativitas, dengannya mampu menghasilkan sesuatu yang abstrak namun sarat akan makna. Dengannya mampu membuat sesuatu yang abstrak menjdi sebuah ikatan. Sains, ilmu yang mempelajari apapun yang bersifat ilmiah. Ilmu yang mempelajari atom-atom dalam ikatan senyawa. Dengan bersatunya kreativitasdan sains terciptalah sebuah kolaborasi luar biasa yang tertanam didalamnya. Dia adalah ‘BRAIN’  (Al Binaa Creativity on Science). Dia lah yang memberikan warna baru dalam kehidupan kami. Dia memberikan perubahan besar bagi kami.

Serangkaian acara BRAIN telah di mulai saat sang commander, Muhammad Nabil Alimsyah dan partnernya menurunkan perintahnya untuk mendesign dan mencetak proposal untuk BRAIN. Dengan segenap kemampuan yang dimilikinya sang sekretaris akhirnya berhasil mencetak proposal dengan baik. Langkah selanjutnya di ambil oleh tim humas untuk mengajukan proposal yang telah dibuat. Dengan semua pengorbanan yang diberikan, memeras keringat dan memutar otak, akhirnya mereka berhasil mendapatkan 2 buah tanda tangan yang sangat berharga, lengkap dengan stempel dan dana yang diberikan. Langkah awal kami telah berjalan mulus, pihak sekolah telah meridhoi kami untuk melanjutkan BRAIN. Dan selanjutnya kesuksesan BRAIN berda di tangan kami. Dengan dana yang kami miliki, berbagai situs belanja online mulai kami kunjungi, beragai toko dan penjual kami kunjungi satu per satu. Persiapan perlengkapan pun selesai dalam satu pekan. Selanjutnya, tangan-tangan kreatif kami mulai bekerja. Mendesain GSG (Gedung Serba Guna), membuat berbagai properti, menyiapkan slide, membuat film dokumenter, semua kami lakukan tanpa mengenal waktu. Hingga akhirnya datang lah waktu yang kami nanti.

Disaat hari pelaksanaaan, tidak ada dipikiran kami selain BRAIN. Setelah merampungkan segala hal, BRAIN pun dimulai. Semua keringat yang keluar dari tubuh kami, semua kerugian yang kami alami selama persiapan, semua tetesan darah yang mengucur dari tubuh kami, segalanya terbayar dengan keceriaan dan antusiasme para peserta dan penonton. Semuanya tersenyum bahagia bak bunga-bunga yang bermekaran. Kami telah berhasil. Kami telah sukses melukis warna warni kehidupan dalam hidup kami. Dan kami telah menggenggamnya.

Dalam sebuah kerja tim, tak ada yang namanya ‘SUPERMAN’ namun yang ada adalah ‘SUPER-TEAM’. Kita ibarat sebuah tubuh. Salah satu terluka yang lain pun merasakan sakitnya. Tak ada yang mampu mengalahkan kekuatan dari sebuah kesetiaan dan persatuan. Kita adalah saudara dan kita akan tetap menjadi saudara kapan pun dan dimana pun kita berada. Tak ada yang pergi dari sebuah ingatan. Tak ada yang hilang dari sebuah kenangan. Kita akan tetap menjadi saudara dimana pun kita berada. Sekian kisah ini kami sampaikan, pahit manisnya mohon diterima dengan hati yang lapang, and see you next time…. But we are useless without you guys….

Advertisements

One thought on “BRAIN 2016.. Warna Baru dalam Kehidupan Kami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s